Selasa, 25 Januari 2011

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Intelektual Bastiat
Bastiat menjadi yatim piatu pada usia sepuluh tahun, dia dibesarkan dan didik oleh kakek dari pihak ayam. Dia meninggalkan sekolah pada usia 17 tahun untuk bekerja di bisnis keluarga ekspor di kota Bayonne, dimana dia belajar secara langsung kejahatan proteksionisme dengan mengamati semua gudang di tutup-down, populasi menurun, dan kemiskinan meningkat dan pengangguran yang disebabkan oleh pembatasan perdagangan.
Ketika kakeknya meninggal, pada saat Bastiat berusia 20 tahun, mewarisi perkebunan keluarga di Mugron, yang memungkinkan dia untuk hidup sebagai seorang pria dan ulama selama 20 tahun kedepan. Bastiat menyewa orang untuk mengoperasikan pertanian keluarga sehingga ia bisa berkonsentrasi pada pengejaran intelektual. Dia adalah seorang pembaca rakus, dan dia didiskusikan dan berdebat dengan teman-teman hampir semua bentuk sastra.
Teman terdekatnya adalah Felix Coudroy. “Coudroy dan Bastiat, bekerja dengan cara mereka melalui sejumlah besar buku tentang filsafat, sejarah, politik, agama, perjalan, puisi, ekonomi politik, biografi, dan seterusnya”. Saat itu ide-ide yang dikembangkan bastiat dan pikirannya matang.
Coudroy awalnya pengikut Rousseau, dan seperti kebanyakan pengagum Rousseau, maka seperti sekarang adalah seorang sosialis. Tapi, Bastiat yang selalu mengatakan ia lebih suka pidato satu-on-satu percakapan untuk memberi ribuan orang, di conversi coudroy untuk liberalisme klasik.
Bastiat terus mengasah argument dalam mendukung kebebasan ekonomi dengan menulis esai kedua dalam oposisi terhadap pajak domestik pada anggur, berjudul “Pajak dan Vine”, dan esai ketiga menentang semua pajak atas tanah dan segala bentuk pembatasan perdagangan. Kemudian pada musim panas 1844 Bastiat mengirim sebuah naskah yang tidak diminta pada efek dari tarif Prancis dan Ingris ke jurnal ekonomi paling bergengsi di Prancis, Journal De Economistes”.

1.2. Ruang Lingkup Pembahasan
Sesuai dengan judul makalah ini, yaitu “Biografi Frederic Bastiat” maka pembahasan teori ekonomi akan disejajarkan dengan latar belakang, biografi tokoh tersebut dan perkembangannya.
Dalam makalah ini akan dibahas suatu pemikir dalam bidang ekonomi atau teori ekonomi tentang pengertian teori dan defenisi ilmu ekonomi, biografi singkat Frederic bastiat dan sumbangsih pemikirannya dalam bidang ekonomi.
Mengingat bahwa setiap intelektual (ekonom) selalu dipengaruhi oleh intelektual lainnya baik sebelumnya maupun semasanya, demikian pun pada makalah ini pemikir Frederic Bastiat digambarkan memiliki keterkaitan dengan pemikir ekonomi sebelumnya. Dengan menggabungkan pembahasan antara tokoh pencetus Frederic Bastian dan hasil karyanya, maka akan membangun bayangan majiner yang kokoh akan situasi ekonomi pada masanya.

1.3. Maksud dan Tujuan
Makalah ini diarahkan sebagai bahan bacaan pengantar tentang teori ekonomi Frederic Bastiat. Untuk itu, makalah teori ekonomi ini di susun dengan maksud dan tujuan, sebagai berikut :
1. Memenuhi tugas kelompok mata kuliah teori ekonomi
2. Mengumpulkan data guna, sebagai bahan/kepentingan diskusi, untuk selanjutnya dijadikan bahan bacaan
3. Mengetahui tentang sejarah/biografi singkat pemikir ekonomi Frederic bastiat
4. Meningkatkan dan menambah pengetahuan tentang situasi ekonomi pada masa Frederic Bastiat dan bagaimana hasil karya/pemikirannya tentang teori ekonomi
5. Memperluas wawasan mengenai pengertian teori dan defenisi ilmu ekonomi



















BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Teori dan Defenisi Ilmu Ekonomi
Secara umum dalam ilmu pengetahuan, defenisi teori adalah model atau kerangka pikiran yang menjelaskan tentang fenomena alam atau fenomena sosial tertentu. Teori-teori tersebut, dirumuskan, dikaji, dikembangkan dan di evaluasi dengan menggunakan metode ilmiah yang meliputi tahap-tahap perumusan masalah, hipotesis, pengujian hipotesis dan kesimpulan.
Ilmu ekonomi sebagai cabang dari ilmu sosial, tidak lahir begitu saja. Ilmu ini juga mengalami kelahiran, pertumbuhan dan perkembangan dari waktu ke waktu seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan lainnya sebagai hasil dari peradaban dan daya pikir umat manusia lalu apa defenisi ilmu ekonomi ?
Pauk Anthony Samuelson, seorang Profesor ekonomi dari Massachusetts Institute Of Technologi (MIT), mengumpulkan sekurang-kurangnya 6 defenisi dari para ahli lain, sebagai berikut :
a. Ilmu ekonomi atau ilmu politik (political ekonomi) adalah suatu studi tentang kegiatan-kegiatan yang dengan atau tanpa menggunakan uang, mencakup atau melibatkan transaksi-transaksi pertukaran antar manusia.
b. Ilmu ekonomi adalah suatu stud mengenai tentang bagaimana orang menjatuhkan pilihan yang tepat untuk memanfaatkan sumber-sumber produktif yang langkah dan jumlahnya terbatas, untuk menghasilkan berbagai barang serta mendistribusikannya kepada anggota masyarakat untuk mereka konsumsi.
c. Ilmu ekonomi adalah studi tentang manusia dalam kegiatan hidup mereka sehari-hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan
d. Ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana manusia bertindak untuk mengorganisasi kegiatan-kegiatan konsumsi dan produksinya
e. Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang kekayaan
f. Ilmu ekonomi adalah suatu studi untuk memperbaiki masyarakat
Umumnya secara definitif, ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran karena inti permasalahan ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara keinginan (wants) manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan (scarcity).
Defenisi ilmu ekonomi tersebut menjadi dasar pijakan dari sistem ekonomi konvensional yang sekarang berlaku umum di dunia yakni kapitalisme yang mendominasi dan di beberapa sudut kecil dunia adalah sosialisme.

2.2. Biografi Singkat Frederic Bastiat
Frederic Bastiat lahir pada tahun 1801 di Bayonne, Perancis Selatan. Frederic adalah anak tuan tanah dan pedagang yang berbisnis di Spanyol. Ibunya meninggal pada saat Bastiat berusia tujuh tahun, dan dua tahun kemudian ayahnya meninggal. Dia dibesarkan oleh bibinya, dan bekerja untuk pamannya di Bayonne pada usia 17 tahun. Kemudian dia berusaha membuka usaha pertanian sendiri, tetapi usahanya gagal. Akhirnya, dia berpaling kepada sesuatu yang dia sukai yakni buku dan ide. Sarjana desa ini adalah penganut Katolik, dan dia menikah pada akhir 1820-an.
Sebagaimana kehidupan Adam Smith, Bastiat besar di kota Pelabuhan, yang sangat mempengaruhi keyakinannya. Dia pernah mengikuti perang Nepoleon dan Bastiat menyaksikan langsung efek dalam kontrol pemerintah dan tarif di Bayonne. Di bawah pengaruh Smith dan Say, keburukan kebijakan tarif menjadi fokus perhatian Bastiat. Bastiat mendukung revolusi 1830 menentang charies X. Sang Frilsuf yang eksentrik ini memimpin sekelompok pemuda menghancurkan kastil seorang anggota istana, tetapi dia malah di sambut hangat dan di undang untuk berpesta.
Perjuangan demi kebebasan ekonomi dan politik masih menjadi perjuangan utama bagi Bastiat dan pengikut Say. Untuk menjaga warisan Say, Bastiat mulai menulis tentang perdagangan bebas. Pada tahun 1848 dia pindah ke Paris dan mulai membentuk asosiasi perdagangan bebas di seluruh negara, dengan meniru kaum reformis perdagangan di Inggris, dia mempublikasikan Libre Echange sebuah jurnal perdagangan bebas.
Bastiat sempat terpilih menjadi anggota Majelis Nasional dan menjadi wakil presiden keuangan majelis. Dia di kenang sebagai sosok kurus dan bungkuk yang duduk di sebelah kiri, tempat kaum liberal dan radikal berada, sedangkan kaum konservatif berada di sebelah kanan. Dia membantah kaum sosialis yang tertutup, menentang pembubaran serikat perdagangan, atau deklarasi undang-undang darurat.
Bastiat bukan sekedar Jurnalis ekonomi. Dia juga seorang filsuf hukum yang banyak menulis tentang organisasi sosial yang paling sesuai untuk masyarakat dan pasar yang bebas. Masa-masa akhir hidupnya dia sangat produktif dalam menulis tahu usianya tidak akan lama lagi.
Namun, jalan kehidupan personal Bastiat berjalan tragis. Dia menjalani hidup dengan kesehatan yang buruk, hanya bisa bertahan selama 49 tahun. Dia mempunyai paru-paru yang lemah. Bastiat meninggal pada tahun 1850, pada usia 49 tahun karena tuberkulosis sesudah dia menerbitkan dua karya utama, economic Harmonies and the Law.

2.3. Sumbangan Pemikiran Ekonomi Frederic Bastiat
Frederic penulis yang diperjuangkan milik pribadi pasar bebas dan pemerintah terbatas. Mungkin tema dasar utama tulisan Bastiat adalah bahwa pasar bebas adalah sumber dari “harmoni ekonomi” antara individu-individu, asalkan pemerintah di batasi dengan fungsi melindungi kehidupan kebebasan dan harta warga negara dari pencurian atau agresi.
Bastiat menekankan fungsi rencana koordinasi pasar bebas, karena pemikirannya dipengaruhi oleh beberapa tulisan Adam Smith dan oleh para ekonomi besar pasar bebas Perancis.
Bastiat mulai menulis tentang perdagangan bebas. Pada tahun 1846 dia menulis karyanya yang saling terkenal “The Petition of the candlemakess” sebuah satire bagi kaum proteksronis. Bastiat dengan penuh semangat menentang kebijakan sosialis dan komunis, dan dia merasa lebih nyaman duduk disebelah kiri.
Karya utamanya adalah the law sebuah tulisan yang terbit pada bulan Juli 1850. Menurut Bastiat, hukum adalah pembelaan negatif yang sah untuk “kehidupan, kebebasan dan properti”. Peran pemerintah yang tepat adalah membela “hak asasi yang diberikan oleh Tuhan” yakni hak untuk hidup, bebas dan memiliki kekayaan, dan mencegah “ketidakadilan kekuasaan”. Kebebasan manusia harus di perluas seluas mungkin “setiap manusia berhak untuk menggunakan seluruh kemampuannya sepanjang dia tidak membahayakan atau membahayakan orang lain pada saat menggunakan kemampuannya itu”.
Kebebasan mencakup kebebasan mendapatkan pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, berdagang dan berserikat. Apabila hak-hak ini dibela dengan benar, maka tidak ada batas untuk kemajuan dan kebahagiaan masyarakat. Ini adalah prinsip keadilan, perdamaian, ketertiban, stabilitas, harmoni dan logika. Dan jika setiap orang menikmati kebebasan untuk memanfaatkan kemampuannya dan keinginannya untuk bekerja, maka kemajuan sosial akan terus terjadi tanpa henti, tanpa hambatan dan tanpa kemunduran”.
Lebih jauh “setiap orang akan memperoleh harkat dan martabatnya yang sejati”, kata Bastiat. Dia bertanya “Negara manakah yang penduduknya paling damai, paling bermoral, dan paling bahagia”. Jawabnya adalah negara yang paling sedikit mencampuri urusan pribadi warganya, yang meminimalkan pajak, tarif dan regulasi, dan tidak merintangi kebebasan berbicara, bepergian dan berserikat.















BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan
Dari uraian sebelumnya, yaitu Bab I (Pendahuluan) dan Bab II disimpulkan bahwa Frederic Bastiat adalah seorang pemikir ekonomi yang lahir di Bayonne Prancis. Bastiat pernah membuka usaha pertanian, tetapi usahanya gagal sehingga dia berpaling kepada hal yang ia sukai yaitu buku dan ide. Dari idenya dia menulis buku.
Bastiat menentang fungsi rencana koordinasi pasar bebas, pemikirannya banyak dipengaruhi oleh tulisan Adam Smith. Dia mulai menulis tentang perdagangan bebas. Bastiat juga menentang kebijakan sosialis dan komunis. Selain itu, Bastiat bukan hanya sekedar Jurnalis ekonomi, tapi juga seorang filsafat hukum dan banyak menulis tentang organisasi sosial.
Masa-masa akhir hidupnya Bastiat sangat produktif dalam menulis tidak lama sebelum kematiannya dia masih sempat menulis 2 buku yaitu economic harmonies dan the law. Namun, akhirnya meninggal karena tuberkulosis pada tahun 1850.
Ilmu ekonomi merupakan cabang ilmu sosial, tidak lahir begitu saja. Ilmu ekonomi juga mengalami kelahiran, pertumbuhan dan perkembangan dari waktu ke waktu sebagaimana perkembangan ilmu ekonomi lainnya sebagai hasil dari peradaban dan daya pikir manusia. Ilmu ekonomi secara definitif merupakan ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran.




3.2. Saran
Inti dari permasalahan ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara keinginan. Manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Untuk itu sebagai manusia, kita harus mampu menyesuaikan keinginan dengan alat pemuas kebutuhan, sehingga kita dapat menciptakan kemakmuran hidup serta dapat menilai situasi dan kondisi perekonomian.






















DAFTAR PUSTAKA

M.Si. SE Apridas. Teori Ekonomi Sejarah dan Perkembangannya: Biografi singkat Frederic Bastiat dan Sumbangan Pemikiran Ekonominya”. Graha Ilmu, 2010.

Dilorenzo. J. Thomas, Biografi Frederic Bastiat (1801-1850), dalam http://www.therealrevo.com.























DAFTAR ISI

Halaman Judul i
Kata Pengantar ii
Daftar Isi iii
BAB I PENDAHULUAN 1
1.1. Latar Belakang Intelektual Bastiat 1
1.2. Ruang Lingkup Pembahasan 2
1.3. Maksud dan Tujuan 2
BAB II PEMBAHASAN 4
2.1. Pengertian Teori dan Defenisi Ilmu Ekonomi 4
2.2. Biografi Singkat Frederic Bastiat 5
2.3. Sumbangan Pemikiran Ekonomi Frederic Bastiat 7
BAB III PENUTUP 9
3.1. Kesimpulan 9
3.2. Saran 10
Daftar Pustaka












KATA PENGANTAR

Syukur tak terhingga penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas kehendaknya penyusun dapat menyelesaikan makalah teori ekonomi dengan judul “Biografi Frederic Bastiat”.
Makalah ini disusun sebagai tugas kelompok dari dosen pembimbing mata kuliah teori ekonomi untuk dijadikan bahan diskusi, untuk selanjutnya sebagai bahan penilaian dan dapat dijadikan acuan untuk melengkapi sistem penilaian dari dosen. Untuk itu, penyusun mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan motivasi dalam proses penyusunan makalah ini, baik bantuan berupa moril, material, maupun sumbangsih pemikiran.
Penyusun berusaha semaksimal mungkin menyerap makalah ini dan mewujudkannya. Namun, keterbatasan penyusun, sehingga tidak mampu menyajikannya secara sempurna, untuk itu penyusun memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kekurangan makalah ini. Penyusun juga sangat berterima kasih apabila ada masukan-masukan berupa saran yang sifatnya membangun demi perbaikan dan kesempurnaan makalah ini.
Harapan penyusun, semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca. Amin.

Makassar, 08 November 2010
Penyusun

Kelompok III




MAKALAH TEORI EKONOMI
DOSEN : ROSTINI HASANUDDIN, SE. MM


BIOGRAFI FREDERIC BASTIAT











DISUSUN OLEH :

KELOMPOK III (TIGA)

1. SAMSULRIADI 09.602.056
2. HERI SETIAWAN 09.602.050
3. ARMANUDDIN. S 09.602.037
4. SUARNI UMAR 09.602.061
5. NURDIANA YUNUS 09.602.015
6. WINDA YUNENGSI 09.602.110






UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR
MAKASSAR
2010/2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENGERTIAN WAWASAN KEBANGSAAN