NAMA : SAMSULRIADI
STB : 09.602.056
KELAS : AKUNTANSI VI a
FAKULTAS : EKONOMI
Soal :
Buatlah suatu pengumpulan data baik data kuantitatif maupun data kualitatif, data primer dan data sekunder, data kontinyu dan data diskriftif dalam bentuk laporan keuangan perusahaan !!!
Jawaban :
1. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dalam bentuk informasi yang berhubungan dengan angka-angka atau bilangan. contoh :
PT. DAGANG MAJU
NERACA
PER31 DESEMBER 2007
ASSET
· Asset lancar
Kas Rp. 45.750.000,-
Surat berharga Rp. 35.000.000,-
Piutang wesel Rp. 50.000.000,-
Piutang dagang Rp. 85.250.000,-
Persediaan barang dagang Rp. 135.750.000,-
Perlengkapan Rp. 6.000.000,-
Jumlah asset lancar Rp. 366.750.000,-
· Investasi jangka panjang Rp. 120.000.000,-
· Asset tetap
Tanah Rp. 125.000.000,-
Gedung Rp. 250.000.000,-
Akm. Penyusutan gedung Rp.( 75.000.000,-)
Peralatan Rp. 90.000.000,-
Akm. Penyusutan peralatan Rp. (37.500.000,-)
Kendaraan Rp. 150.000.000,-
Akm. Penyusutan kendaraan Rp.( 50.000.000,-)
KEWAJIBAN + EKUITAS
· KEWAJIBAN
ü Kewajiaban jangka pendek
Utang wesel Rp. 45.000.000,-
Utang dagang Rp. 95.750.000,-
Utang gaji Rp. 7.800.000,-
ü Kewajiban jangka panjang
Utang bank Rp. 150.000.000,-
· EKUITAS (MODAL)
modal Rumantio Rp. 254.000.000,-
Modal Baskoro Rp. 152.685.000,-
2. Data kualitatif adalah data yang diperoleh yang dapat dikategorikan berdasarkan kualitas objek yang diteliti atau data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna. contoh : hasil wawancara, hasil observasi / pengamatan. Sebagaimana laporan keuangan diatas diperoleh berdasarkan hasil wawancara dari pengamatan yang telah dilakukan pada PT. Dagang Maju.
3. Data Primer adalah data yang dapat diperoleh dari sumber utamanya/aslinya baik data kualitatif maupun data kuantitaif. Data ini juga biasa disebut sebagai data mentah. contoh :
Laporan keuangan PT. Dagang Maju, Neraca per31 Desember 2007 diatas merupakan data yang secara langsung penulis peroleh dari sumber utamanya yaitu data berdasarkan hasil catatan laporan keuangan PT. Dagang Maju.
4. Data Sekunder adalah data yang sudah diolah oleh penelitio pertama dan data ini memiliki arti untuk memberi penjelasan/keterangan pada pihak lain. contoh : dari laporan keuangan PT. Dagang Maju telah penulis teliti sebagai peneliti pertama (saya sendiri) merupakan data sekunder apabila suatu saat nanti ada peneliti selanjutnya yang mau melakukan penelitian terhadap laporan keuangan tersebut dan mengambil laporan hasil penelitian yang telah saya buat sebagai sumber penjelasan untuk melanjutkan penelitian. Data sekunder yang telah penulis tulis yaitu :
ü Berdasarkan data yang telah penulisperoleh diatas, maka penulis telah melakukan perhitungan analisis laporan keuangan berupa analisis rasio laporan keuangan neraca PT. Dagang Maju pada tahun 2007 yang sudah merupakan data sekunder dan dapat dijadikan sebagai keterangan kepada pihak lain. Berikut perhitungan analisis rasio :
= Rp. 2,36,-
Dari hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa setiap Rp. 1,- utang lancar perusahaan dapat dijamin dengan Rp. 2, 36,- asset lancar.
5. Data kontinyu data yang terletak dalam kelas interval tertentu dan walaupun dibagi masih memiliki nilai tertentu. contoh : berdasarkan data sekunder diatas dari perhitungan likuiditasi laporan keuangan neraca PT. Dagang Maju di ketahui bahwa asset lancar sebesar RP. 366.750.000,- dan asset tetap Rp. 155.300.000,-. setalah asset lancar dibagi dengan hutang lancar, maka data tersebut masih memiliki nilai yaitu Rp. 2,36,- yang artinya perusahaan dapat menjamin Rp. 1,- utang lancarnya dengan Rp. 2.36.- asset tetapnya. Dengan kata lain neraca PT. Dagang Maju tahun 2008 liquid.
6. Data Komparatif adalah data tertentu yang memiliki nilai mutlak yang tidak dapat dibagi. contoh : berdasarkan data kualitatif diatas yaitu neraca PT. Dagang Maju tahun 2007 terdapat nilai mutlak yang tidak dapat dibagi yaitu Total Asset dan Kewajiban + Ekuitas(Modal) sebesar Rp. 939.250.000.000,-, maksudnya pada akhir periode 2007 asset dan passiva menunjukkan total saldo yang tidak bisa dibagi dengan apapun karena sudah mutlak/pasti terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar