Kali saya tidak memperbaharui post blog saya dengan artikel yang berhubungn contoh-contoh makalah, dsb. Tapi, kali ini saya akan menulis suatu puisi yang merupakan pengalaman pribadi. Bukan puisi cinta, namun puisi yang mewakili setiap orang yang jauh dari keluarga karena harus bersekolah. Di saat-saat tertentu terkadang kita merasa sangat merindukan keluarga, khususnya kedua orang tua kita. Hmmm, puisi ini berjudul "Kerinduan Seorang Anak", sebenarnya puisi tersebut sudah lama saya ciptakan dan saya tulis dibuku khusus.. ciee.. sejak duduk dikelas III SMK, -/+ 5 tahun yang lalu. sudah lama kan!!! yah, berhubung buku coretan tersebuat baru saya temukan di laci bupet, kepikiran deh buat mempost disiini.. Daripada saya kelamaan cceloteh, simak yuk puisi berikut :
KERINDUAN SEORANG ANAK
Ma,pa ....
Adakah engkau mendengar bisikanku ?
Adakah engkau merasakan kesedihanku ?
Adakah engkau peduli dengan keadaanku ?
Adakah engkau mengetahui kesehatanku ?
Ma,pa ....
Adakah engkau tahu ?
Betapa aku membutuhkanmu,
Betapa aku merindukan belaianmu,
Betapa aku menginginkan kasih sayanggmu
Ma,pa....
Aku ingin selalu disampingmu
Aku ingin selalu dipangkuanmu
Aku ingin selalu dipelukanmu
Aku ingin selalu didekatmu
Ma,pa ....
Aku harus berjuang demi ilmu
Aku harus belajar mandiri
Aku harus menggapai cita-citaku
Walaupun aku selalu kangen dengan engkau
karya
Samsulriadi Rosdu
Cemen yah??
tapi, seperti itulah kenyataannya, meskipun waktu itu tidak terlalu jauh dari kedua orang tuaku. Mungkin karena kondisinya waktu itu ngekos, apa2 pasti kepikirannya ke orang tua. ternyata kayak gini yah!!! tapi, suatu kewajiban juga bersekolah. Mau tidak mau, it's way untuk mendapatkan pendidikan yang lebih bagus. walau puisi diatas sangat huh, cemen. Namun, dari situ aku belajar mandiri. dikit sih! masak, masak sendiri. makan, makan sendiri, cuci baju sendiri, tidur pun sendiri. loh!! kok nyanyi..xoxoxox..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar